Halo teman-teman, jumpa kembali
kita di postingan kedua ini. Kali ini Aku, Damon Petersoni Alfiqi Teknik
Geodesi 2017, asalku mBantul, akan menceritakan pengalamanku berkenalan lebih
dekat dengan salah satu dosen di Departemen Teknik Geodesi UGM. Beliau bernama
Ir. Parseno, MT , asal Banyumas dan bertempat tinggal di DIY di Jl Lodang,
Perumnas Minomartani RT 5 RW 1, Ngaglik Sleman. Di Geodesi Beliau mengampu mata
kuliah Survei Terestris 3, Geodesi Fisis, Geofisika, Matematika, Geodesi,
Geomatika, Jaringan Kontrol Geodesi, Survei Rekayasa, Praktek Survei Terestris,
KKUP, dan Ilmu Ukur Tanah II, mata kuliah tersebut untuk sarjana. Sedangkan
untuk D III adalah Matematika dan Pemetaan Digital.
Saat masih SMA, Geodesi bukanlah
pilihan pertama, namun pilihan pertamanya adalah Geologi, karena Beliau sering
melihat mahasiswa Geologi UGM waktu bersekolah dulu. Berbagai ujian
dilewatinya, akhirnya atas izin Allah SWT beliau diterima di Tekik Geodesi UGM.
Mau tidak mau memang harus menerima, dan menekuninya. Beliau masuk di Geodesi
pada tahun 1976 dan lulus pada tahun 1982. Setahun setelah kelulusannya, Beliau
menjadi dosen di Departemen Teknik Geodesi UGM, yakni tahun 1983.
Banyak sekali cerita
menarik Beliau waktu kami berbincang, yang tadinya cuma minta waktu 7 menit,
menjadi hampir setengah jam, namun tidak terasa waktu begitu cepat. Pengalaman
berkesan Beliau ialah ketika proyek di Bojonegoro, pada saat selesai mengukur,
malam harinya Beliau tidak bisa tidur karena banyak nyamuknya, Beliau hanya
diberi tikar tipis untuk tidur. Sampe-sampe Beliau ingin menangis karena
keesokan harinya juga akan malakukan kegiatan
Pesan dari Beliau
untuk kami MaBa Teknik Geodesi UGM, prospek kerja Geodesi sangatlah luas, lebih
luas daripada Arsitektur. Kami harus memiliki dasar matematika dan fisika yang
kuat. Harus semangat dan serius menuntut Ilmu.
Sekian cerita dari
Aku. Kita lanjutkan di waktu lain yaa.....
Komentar
Posting Komentar